Berita ini memang sudah sangat lama. Pada kemuculan awal-awalnya, berita ini sempat menghangatkan sebagian besar para pembaca yang menyukai pembahasan mengenai kriptozoologi Indonesia. Tapi pada tulisan saya ini, saya akan mengulasnya dari sisi yang berbeda. Dan benarkah ada gurita berwajah manusia?
Herman yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan, pada suatu hari menangkap sebuah gurita di Perairan Saruban Kabupaten Mentawai. Gurita yang berhasil ditangkap olehnya dan seorang temannya tersebut, lantas dibawa kerumahnya untuk dimasak bersama istrinya, Nita. Herman tidak pernah berpikir bahwa tangkapannya pada hari itu akan mendatangkan peristiwa unik dirumahnya.
Herman dan Nita semula hanya ingin membakar gurita yang baru saja ia dapatkan. Ketika beberapa menit membakar gurita tangkapan suaminya, Nita merasa mendengar suara tangisan bayi. Tapi setelah ia mengingat-ingat, disekitar rumahnya tidak ada tetangga yang sedang mengandung atau melahirkan bayi. Nita pun diliputi rasa penasaran, darimanakah asalnya suara tangis bayi tersebut.
Nita pun menyelidiki asal suara tangisan tersebut. Dan sampailah ia pada sumber suara tangisan bayi yang sejak tadi didengarnya.
"Suara tangis bayi tersebut berasal dari gurita yang tengah dibakar"
Nita pun lantas membuka panci dimana gurita itu direbus. Dan terkejutlah ia ketika mendapati gurita tersebut berubah bentuk. Gurita itu berubah menyerupai manusia
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar